Perawan purnama
Bayang-bayang kelam menyelimuti jiwa
seiring
angin musim gugur bertiup
membelai wajah
mesra
dan mengecup kening
seiring
angin musim gugur bertiup
membelai wajah
mesra
dan mengecup kening
sang perawan purnama
menyisakan lentera kisah lalu
yang takkan redup
termakan senja
menyisakan lentera kisah lalu
yang takkan redup
termakan senja
Biarkan sang perawan purnama
mereguk madu penantiannya
bermandi cahaya amalan
Dedicated for my friend Rahma Indirawati